Kalkulator pH KH CO2 Gratis — Ukur CO2 Terlarut | Kalkulator Akuarium

Hitung CO2 terlarut aktual (ppm) dari pembacaan pH dan KH akuarium Anda. Verifikasi injeksi CO2 mencapai kisaran aman 15–30 ppm.

Dalam kimia air tawar, CO2 terlarut tidak dapat diukur langsung dengan kit hobi, tetapi dapat disimpulkan dari pH dan kekerasan karbonat (KH) menggunakan hubungan terkenal antara asam karbonat dan bikarbonat. Kalkulator ini menerima pH dan KH yang Anda ukur (dalam dKH atau ppm CaCO3) dan mengembalikan CO2 terlarut dalam ppm beserta status kategoris: rendah (rawan alga, pertumbuhan buruk), aman (15-25 ppm), atau berbahaya tinggi. Ini adalah padanan kimia dari drop checker, langsung dan kuantitatif.

Cara Kerja

Rumus: CO2 (ppm) = 12,839 × KH (dKH) × 10^(7-pH). Kalkulator menerima KH dalam dKH atau ppm CaCO3 (1 dKH = 17,86 ppm), menghitung eksponen terhadap pH, dan mengembalikan ppm CO2. Ambang mengikuti komunitas: di bawah 10 ppm rendah, 15-25 ppm zona aman, 25-30 ppm risiko stres, di atas 30 ppm bahaya akut. Model mengasumsikan alkalinitas karbonat sebagai buffer dominan, berlaku untuk sebagian besar akuarium tanaman tetapi tidak untuk akuarium dengan buffer fosfat atau asam organik.

Skenario Penggunaan

  • Memverifikasi sistem CO2 bertekanan baru disetel memberikan 20 ppm saat lampu menyala di akuarium tanaman dengan pH 6,8 dan KH 4.
  • Mendiagnosis BBA kronis di akuarium di mana pemilik mengira CO2 cukup tetapi perhitungan pH/KH menunjukkan hanya 8 ppm.
  • Memastikan low-tech tanpa injeksi berada di 3-5 ppm CO2 untuk keputusan rasional tentang karbon cair.
  • Cek silang warna drop checker dengan rumus pH-KH sebelum menyetel needle valve di pagi hari.

Cara Menggunakan Kalkulator pH/KH → CO2

Ukur pH dan KH (kesadahan karbonat dalam °dKH) tangki Anda dengan test kit, lalu masukkan di sini. Kalkulator menerapkan rumus kesetimbangan standar CO2 = 3,51 × KH × 10^(7−pH) untuk menunjukkan level CO2 terlarut sebenarnya dalam ppm.

Rentang aman adalah 15–30 ppm. Di bawah 15 ppm tanaman dapat tumbuh lambat; di atas 30 ppm ikan dapat menunjukkan tanda stres oksigen. Gunakan kalkulator ini untuk memverifikasi injeksi CO2 alih-alih menebak dari jumlah gelembung.

Catatan: rumus ini mengasumsikan hanya asam karbonat yang memengaruhi pH. Jika Anda menggunakan buffer asam (mis. peat, driftwood, CO2) bersama buffer KH, hasilnya dapat sedikit berbeda. Untuk sebagian besar akuarium berplants dengan air keran standar, hasil ini akurat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana CO2 terlarut dihitung dari pH dan KH?

Rumusnya adalah: CO2 (ppm) = 3,51 × KH (°dKH) × 10^(7−pH). Rumus ini diturunkan dari kesetimbangan asam karbonat dalam air tawar. pH yang lebih tinggi atau KH yang lebih rendah berarti CO2 terlarut lebih sedikit. Rumus ini mengasumsikan sistem tertutup tanpa asam lain.

Berapa kisaran CO2 yang aman untuk akuarium tanaman?

Kisaran ideal adalah 15–30 ppm. Di bawah 15 ppm tanaman mungkin tumbuh lambat. Di atas 30 ppm ikan dapat menunjukkan tanda-tanda stres seperti megap-megap di permukaan. Pantau perilaku ikan dan sesuaikan injeksi CO2 secara bertahap.

Bagaimana cara mengukur KH?

KH (kekerasan karbonat) diukur menggunakan kit tes KH cair standar atau meter digital. Satuannya dinyatakan dalam °dKH (derajat Jerman) atau ppm CaCO3. Konversi: 1 °dKH = 17,848 ppm CaCO3.

Mengapa tes pH menunjukkan CO2 tinggi padahal saya tidak menginjeksi CO2?

Air keran, dekomposisi organik, respirasi ikan, dan substrat semuanya menghasilkan CO2. Bahkan tanpa injeksi, akuarium biasanya memiliki 2–5 ppm CO2 terlarut. Kalkulator ini menampilkan CO2 yang saat ini terlarut, bukan jumlah yang Anda injeksikan.

Apakah rumus ini berlaku untuk akuarium air laut?

Tidak. Kimia air laut lebih kompleks karena adanya alkalinitas borat. Rumus ini hanya berlaku untuk akuarium air tawar. Untuk estimasi CO2 air laut, gunakan kalkulator kimia reef yang khusus.